Awan Panas 'Sapu Bersih' Sleman dan Ngemplak

Sejak 26 Oktober 2010, letusan Gunung Merapi telah menewaskan hampir 150 orang. Hingga kini sudah ada dua letusan dahsyat ditambah luncuran mematikan dari awan panas 'wedhus gembel' yang menyapu 26 dusun di lereng merapi.

"Sebanyak 26 dusun dari lima desa di dua kecamatan, Cangkringan dan Ngemplak," kata Ketua DPRD Sleman, Koeswanto, di lokasi pengungsian Stadion Maguwharjo, Yogyakarta, Minggu 7 November 2010.

Menurut Koeswanto, korban terbanyak berasal dari Argomulyo di Kecamatan Cangkringan. Sebanyak 88 korban tewas pada Jumat 5 November 2010 dini hari lalu karena sapuan awan panas yang meluncur hingga radius 16 sampai 18 kilometer.

Sebanyak 26 dusun dari lima desa di dua Kecamatan itu yakni:

1.Desa Kepuharjo (Kecamatan Sleman):
Kaliadem, Jambu, Petung, Kopeng, Batur, Pagerjurang, Kepuh dan Manggong

2. Desa Glagaharjo (Kecamatan Sleman):
Glagah, Ngancar, Kalitengah Kidul, Banjarsari, Kalitengah Lor, Srunen dan Singlar

3. Desa Wukirsari (Kecamatan Sleman):
Gondangpusung, Ngepringan, Pojok, Bungan, Srodokan dan Cakran

4. Desa Argomulyo (Kecamatan Sleman):
Bakalan, Bronggang Suruh, Wonokerso, Gadingan,

5.Umbulmartani Plumbon (Kecamatan Ngemplak):

"Korban paling banyak dari desa Argomulyo di dusun Bronggang. Daerah itu dekat dengan Sungai Gendol," kata politii dari PDI Perjuangan ini.

Menurut dia, ada pertimbangan apakah lokasi-lokasi itu akan kembali dibangun untuk pemukiman atau tidak. "Karena, setelah kejadian kemarin kami belum lihat. Kami belum punya gambaran," kata dia. (hs)

www.vivanews.com

0 komentar:

Posting Komentar

Untuk umum, Beri Komentar Sebagai : Anonymous atau Name/URL

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
free web site traffic and promotion