Masa Tanggap Darurat Mentawai Diperpanjang
Pemerintah melanjutkan status tanggap darurat di lokasi gempa dan tsunami Mentawai, Sumatera Barat. Masa berlaku tanggap darurat sedianya berakhir pada 8 November 2010 mendatang.
"Diperpanjang lagi dua minggu, karena satu minggu kemarin kegiatan tidak optimal akibat cuaca buruk," kata Staf Khusus Presiden Bidang Bencana, Andi Arief, Minggu 7 November 2010.
Menurut Andi, perpanjangan masa periode tanggap darurat itu berdasarkan hasil rapat koordinasi Musyawarah Pimpinan Daerah pagi tadi. Cuaca buruk memang masih melanda Sumatera Barat. Bahkan, barang-barang bantuan sempat tertahan di Padang dua hari karena cuaca buruk.
"Kegiatan minggu ini melakukan pembersihan dan pembangunan hunian sementara dan sekolah sementara," tegas Andi lagi.
Hingga kini, korban tewas akibat tempa dan tsunami yang melanda Mentawai mencapai 447 orang. Korban hilang tercatat sebanyak 56 orang. Warga yang mengalami luka berat mencapai 173 orang dan 325 luka ringan.
Tsunami di kepulauan Mentawai 12 hari lalu dipicu gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter. Bencana tsunami baru terpantau sehari setelah gempa terjadi. Kondisi laut yang tidak menentu di kawasan ini menghambat pengiriman bantuan. (hs)
www.vivanews.com
"Diperpanjang lagi dua minggu, karena satu minggu kemarin kegiatan tidak optimal akibat cuaca buruk," kata Staf Khusus Presiden Bidang Bencana, Andi Arief, Minggu 7 November 2010.
Menurut Andi, perpanjangan masa periode tanggap darurat itu berdasarkan hasil rapat koordinasi Musyawarah Pimpinan Daerah pagi tadi. Cuaca buruk memang masih melanda Sumatera Barat. Bahkan, barang-barang bantuan sempat tertahan di Padang dua hari karena cuaca buruk.
"Kegiatan minggu ini melakukan pembersihan dan pembangunan hunian sementara dan sekolah sementara," tegas Andi lagi.
Hingga kini, korban tewas akibat tempa dan tsunami yang melanda Mentawai mencapai 447 orang. Korban hilang tercatat sebanyak 56 orang. Warga yang mengalami luka berat mencapai 173 orang dan 325 luka ringan.
Tsunami di kepulauan Mentawai 12 hari lalu dipicu gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter. Bencana tsunami baru terpantau sehari setelah gempa terjadi. Kondisi laut yang tidak menentu di kawasan ini menghambat pengiriman bantuan. (hs)
www.vivanews.com
0 komentar:
Posting Komentar
Untuk umum, Beri Komentar Sebagai : Anonymous atau Name/URL