BPBD Sumbar Nyatakan Sipora Selatan Sudah Terjamah Bantuan
Berbeda dengan keterangan relawan, BPBD Sumbar mengaku bantuan sudah masuk ke Pulau Sipora Selatan.
Adalah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Ade Edward yang menyatakan hal tersebut.
"Bantuan sudah dampai di sana. Helikopter sudah masuk. Bahkan perahu juga sudah mulai masuk. Kadus (dari Sipora Selatan) sudah datang dari Sikakap," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online (grup Padang-Today.Com), Kamis (11/11/2010).
Di masa awal tanggap bencana, memang daerah ini sulit terjangkau. Ini karena terkendala faktor cuaca.
"Tapi sekarang sudah terjangkau, cuaca sudah membaik," lanjutnyan yang ketika dihubungi berada di Pulau Sikakap.
Ade menambahkan, secara umum bantuan untuk korban tsunami Mentawai untuk seminggu ke depan masih aman.
"Sembako, kelambu, pakaian, alat dapur, minyak goreng masih aman," katanya lagi.
Kemarin, Rabu (10/10), Yosep Sarogdok, Koordinator Posko Bersama YCMM (Yayasan Citra Mandiri Mentawai), LBH, Walhi, KPMM, PBHI, Organisasi Mahasiswa Mentawai, dan 24 NGO lainnya di Sumatera Barat mengatakan, "Rata-rata dapat bantuan, kecuali Sipora Selatan. Ini karena relawan dan bantuan fokus Pagai. Sebenarnya bantuan sudah ada namun minim saja." [arp]
www.padang-today.com
Adalah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Ade Edward yang menyatakan hal tersebut.
"Bantuan sudah dampai di sana. Helikopter sudah masuk. Bahkan perahu juga sudah mulai masuk. Kadus (dari Sipora Selatan) sudah datang dari Sikakap," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online (grup Padang-Today.Com), Kamis (11/11/2010).
Di masa awal tanggap bencana, memang daerah ini sulit terjangkau. Ini karena terkendala faktor cuaca.
"Tapi sekarang sudah terjangkau, cuaca sudah membaik," lanjutnyan yang ketika dihubungi berada di Pulau Sikakap.
Ade menambahkan, secara umum bantuan untuk korban tsunami Mentawai untuk seminggu ke depan masih aman.
"Sembako, kelambu, pakaian, alat dapur, minyak goreng masih aman," katanya lagi.
Kemarin, Rabu (10/10), Yosep Sarogdok, Koordinator Posko Bersama YCMM (Yayasan Citra Mandiri Mentawai), LBH, Walhi, KPMM, PBHI, Organisasi Mahasiswa Mentawai, dan 24 NGO lainnya di Sumatera Barat mengatakan, "Rata-rata dapat bantuan, kecuali Sipora Selatan. Ini karena relawan dan bantuan fokus Pagai. Sebenarnya bantuan sudah ada namun minim saja." [arp]
www.padang-today.com
0 komentar:
Posting Komentar
Untuk umum, Beri Komentar Sebagai : Anonymous atau Name/URL