Berkantor di Yogya, Presiden Siap Tanggung Risiko

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berkantor di Yogyakarta hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Presiden beserta jajaran menteri terkait sudah siap dengan segala risikonya.

Menurut Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agung Laksono, sebelum memutuskan untuk mendampingi rakyat Yogyakarta, Presiden telah membicarakan kemungkinan terburuk sekalipun yang akan terjadi di sana.

"Kami sudah bicarakan itu termasuk perluasan daerah zona jarak Merapi," ujar Agung di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (5/11/2010).

Mantan Ketua DPR ini menjelaskan, untuk memantau perkembangan Merapi dari waktu ke waktu, pihaknya akan meminta keterangan dari Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG), Surono.

"Kami akan meminta keterangan Surono," imbuhnya.

Berkaitan dengan kedatangan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama ke Indonesia 9 November mendatang, Agung menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.

"Saya kira kalau untuk Presiden Obama tergantung beliau. Tapi saya akan menunggu di sana karena mewakili pemerintah pusat untuk mem-back up daerah," tandasnya.
(ded)

news.okezone.com

0 komentar:

Posting Komentar

Untuk umum, Beri Komentar Sebagai : Anonymous atau Name/URL

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
free web site traffic and promotion