Senyum Sang Bintang

Malam ini ku sapa bintang....
dia tersenyum menyambut sapa ku...
wajahnya berseri kembali....
masih semanis dia yang dulu....

ku kira ku tak kan melihatnya lagi...
ku sangka senyumnya hanya milik yang lain...
namun gelapnya malam ini....
merubah semua yang tak pasti....

ku tulis puisi ini.....
curahan hati seorang pujangga untuk dirinya...
dia yang tak mampu tuk ku hapuskan...
meski waktu membawaku pergi jauh...
ingin ku ulang cerita yang lama...
masa yang pahit namun kini indah terasa...
bila nanti ku kembali....
akankah semua telah berubah...
hanya disini aku bicara....
dan ketika ku tanya tentang kabarnya....
dia menjawab penuh pesona....
melantahkan hati ku yang tertidur....
untu mu pujaan hati....
ku menanti saat yang entah kapan kan datang....
biarkan waktu berbicara tentang cinta....
akankah tuhan mengizinkan semua tuk kembali....
ku ingin kau mengerti....
aku lah pemilik hatimu yang sejati...
bukan dia,mereka atau sang pangeran...
tetapi aku,dan hanya aku.......

Kau Hapus Aku

Mimpi buruk yang selalu menakuti...
menjelma menjadi benar terjadi...
sesungguhnya bukan ini yang ku nanti...
saat perasaan itu datang lagi...

kau tak ingat lagi siapa aku...
atau sekedar tak ingin tau.....
sungguh hati kecil ku bersedih...
melihat mu yang tak perdulikan rasa ini..

Bila memang wajah ini tak pantas untuk kau lihat..
tetapi cobalah pahami yang terjadi...
karena ku masih ingin melihat senyumanmu..
meski sesungguhnya kau bukan milikku...
Semua telah terjadi...
kau hanya diam dan tak peduli...
meski ku bertanya sepatah kata...
tak satu pun ku mendengar suaramu...
Salahkah aku begini...
terluka kah hatimu bila ada aku..
maafkanlah bila memang begini...
tetapi ku selalu menanti sesuatu dari mu...
bagimu tiada cerita tentang kita lagi...
namun tak sebaitpun ku hapuskan kisah denganmu..
kusimpan dalam sejuta puisi...
yang telah terbang terbawa mimpi...
ku kan selalu menjadi seperti yang kurasa..
bahwa selamannya ku kan mengenangmu...
sampai akhir perjalanan hidupku..
yang masih panjang bagai seorang musafir...

Masa Lalu

Dia datang melayang di memori...
berputar mengelilingi keresahan ku...
penuh gambaran senyum dan sedihnya...
ini tentang masa lalu yang telah hilang...

hati kecil ku menangis sendiri...
bila mengingat kala hadir cintanya...
meski hanya kebahagiaan yang sesaat...
namun nyatanya aku tak pernah mampu menghapuskan...

kini ketika ku tanya kabarnya....
hanya sepatah kata yang seakan tak berguna...
bahkan lama terdiam entah merenungi apa...
membiarkan ku yang tengah menanti jawabnya

satu ucapan yang hampir meremukkan hati...
setelah ini dia kan jauh pergi...
mencari entah apa yang ingin dicari...
demi masa yang kan dia songsong nanti...

aku bertanya-tanya...
jiwaku histeris....
bila kan ku rasakan lagi hangat kehadirannya disini...
akankah suatu nanti ku bisa bersamanya...

tetapi ku tersadar....
dia hanya masa lalu...
dia hanya sisa mimpi-mimpi indah ku...
karena cintanya telah sirna...
ditelan waktu ku dan waktu mu......

Hati Seorang Yang Bimbang

cintaku redam dihempas karang...
sedang Rintang menghalang.....
Menerjang dan terjang...
menjerit dan menangis dalam kerapuhan...

hampa dan mati rasa...
hidup ini bagai tersayat sembilu...
setiap malam butiran mata gugur berserak...
menopang cinta yang porak poranda...

bila fajar kian menyingsing...
pejam ku enggan terbangun...
menyelami mimpi manusia berdosa...
susana hanya sendu tak berkawan...

kini keindahan mu terkikis gelombang....
asmara telah lelah menanungi jalan...
masa lalu mengingatkan ku....
perihnya masa tak berperasaan itu..

Menanti dan terus berdiam...
menatap langit yang mengitam...
dan ketika menangis membasahi bumi...
tenggelamkan aku dan enyah....

hingga detik ini....
bimbang ku kian menghantui...
berharap merpati yang telah mati...
hidup dan datang kembali....

menghiasi seperti sedia kala....
menemani seindah indah cinta...
menggenggam erat jemari kurus...
dan melayang terbawa badai....

Cinta Pertama

Bertahun lamanya ku tinggalkan cinta itu...
saat kau tak mampu menjadi sang dewi dihati ku..
dan ku melangkah pergi meninggalkan ini..
bertemankan cinta dan hatinya...

ku kira kau telah lenyap dari hati ku...
karena betapa indah hidup ku kini...
namun ternyata ku salah menilai hati ku...
kini ku rasakan lagi ada bayangan mu...

menghantui hari ku yang tak begitu sepi...
mengusik ketenangan jiwa ku...
ternyata kau masih tersimpan di relung hati ku..
dirimu belum beranjak dari sini...
kini batinku menagis....
mengapa ini yang harus terjadi...
sedang ku tak mungkin memiliki mu...
sedang kini dialah penerang hati ku...
mungkin telah ku sadari...
engkaulah yang abadi...
cinta pertama...
yang mampu menaungi relung hati ku...
sampai aku mati....
sampai yang yang tak kekal kan berakhir...
entah nanti...
esok,atau lusa....

Untuk mu yang entah dimana

Wajahmu masih selalu ku ingat................
cantik,anggun dan berseri........
senyumanmu masih manis kurasa......
meski kini kau dan aku telah jauh terpisah....

Tida hati seperti dulu.....
tiada lagi cinta bersemi.....
berjuta kisahku bersamamu...
tak sedikitpun terlewatkan dalam hati....

Saat kau buat ku bahagia...
dan ketika kau buat ku kecewa.....
saat kau buat aku tersenyum.....
dan ketika kau buat ku terluka......

semua telah berakhir.....
menjadi cerita yang semakin indah kurasa...
meski ku tak tau lagi kau bagaimana...
meski telah lama ku tak melihatmu....

Terkadang ku merindukanmu...
namun terkadang ku juga membencimu....
mungkin kau telah bahagia dengan cintamu...
karena akupun telah bahagia dengan cintaku...
Namun....
andai kau bidadari yang selalu mencintaiku...
andai saja kau jadikan aku cinta sejatimu...
seperti cinta sejatiku kepadamu....
Mungkin semua kan tetap indah..
meski musim telah berganti...
jangan tanyakan siapa aku....
karena sesungguhnya akulah yang terbaik dalam hidupmu....
Meski kau tak pernah tau....
dan kau tak mampu mencintaku...
dari aku...
your first beloved.....
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
free web site traffic and promotion