Pemain Timnas Hanya dari Klub Diakui FIFA

Timnas U-23 akan memulai persiapannya untuk menghadapi SEA Games 2011 dan Pra Olimpiade 2012. Hari pertama latihan akan dimulai Jumat, 7 Januari 2010.

Sehari sebelum latihan pertama, Pelatih Timnas Alfred Riedl di Senayan, Kamis, 6 Januari 2010, menjelaskan tentang salah satu syarat yang harus dipenuhi seorang pemain untuk dapat memperkuat tim nasional sebuah negara.


"Anda harus tahu kalau masalahnya simpel. Pemain yang main di klub yang tidak diakui FIFA tidak akan pernah bisa main di tim nasional," kata Riedl.

Apa yang dikatakan ini menjawab pertanyaan tentang nasib Irfan Bachdim yang klubnya, Persema Malang.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif belum mau menutup pintu lebih dulu buat Irfan yang popularitasnya meroket setelah tampil di Piala AFF 2010.

"Sejauh ini kita masih mencantumkan nama Irfan karena dia juga belum main di LPI yang kompetisinya belum berjalan. Kalau benar Irfan main di LPI, kita akan serahkan pada PSSI untuk memutuskan," kata Iman.

www.vivanews.com

Timnas Pra Olimpiade Ditentukan 17 Januari

Badan Tim Nasional (BTN) PSSI akan menggelar seleksi dalam tiga gelombang untuk menentukan skuat Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Proses seleksi akan dimulai besok, Jumat, 7 Januari 2011.

Menurut Wakil Ketua Bidang Teknik BTN, Iman Arif, program seleksi akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama untuk menjaring pemain-pemain yang akan memperkuat tim Merah Putih di Pra Olimpiade 2011.

Sesi ini akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama yang diikuti oleh 25 pemain akan dijalankan 7-9 Januari 2011. Sedangkan gelombang kedua yang diikuti oleh 27 pemain digelar 11-13 Januari 2011.

Sebanyak 26 pemain lainnya juga dipanggil untuk mengikuti seleksi pada 15-17 Januari 2010. Pemain-pemain tersebut adalah calon pemain yang diproyeksikan untuk tampil pada SEA Games 2011.

"Keputusan final untuk pemain yang akan tampil di Pra Olimpiade 2012 akan ditetapkan pada 17 Januari 2011. Sedangkan pemain untuk SEA Games 2011 akan ditetapkan pertengahan Maret 2011," kata Iman dalam jumpa pers yang digelar di kantor PSSI, Jakarta, Kamis, 7 Januari 2011.

Pada kesempatan yang sama, Iman juga mengaku tetap memasukkan namama lima pemain yang tampil di Piala AFF 2010 . Namun kelima pemain tersebut tak perlu menghadiri sesi seleksi seperti pemain-pemain lainnya.

Mereka adalah Irfan Bachdim, Yongki Aribowo, Johan Juansyah, Kurnia Meiga, dan Oktovianus Maniani. "Mereka tidak perlu hadir untuk mengikuti seleksi. Mereka sudah terpilih untuk langsung mengikuti TC," kata Iman.

Sementara itu, dari seleksi gelombang pertama dan kedua, pelatih Alfred Riedl akan menjaring 25-26 nama. Namun sepuluh di antaranya akan diproyeksikan untuk memperkuat tim SEA Games 2011.

"Jadi yang tampil di Pra Olimpiade nanti ada sekitar 18-20 pemain. Sedangkan untuk SEA Games 2011 akan ada tambahan sebanyak 15-16 pemain dari hasil seleksi gelombang ketiga," beber Iman.

Indonesia akan mengawali kiprahnya di Pra Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan. Laga pertama akan digelar di Indonesia, 23 Februari 2011 sedangkan leg kedua akan digelar di kandang lawan, 9 Maret 2011.

Daftar Pemain yang Ikut Seleksi 7-9 Januari 2011
Kiper : Choirun Nasrin (Persela), Ardi Tani Ardhiyasa (Persija), Joko Ribowo (Persema)

Bek Tengah : Fandy Edy (PSM), Seftia Hadi (PSPS), Djayusman Triasdi (PSM), Andri Ibo (Persidafon)

Bek Kiri-Kanan : Safri Umri (Persiraja), Abdul Hamid Mony (Persiba), Wirya Kusmandra (Persija)

Gelandang Bertahan : Hendro Siswanto (Persela), Johan Manadji (Persiba), Lifki Suteja (Persija), Nasution Karubaba (Perseman)

Gelandang Serang : Ramdani Lestaluhu (Persija), Sigit Hermawan (Persija), Fred Ferdinando (Persiwa), Arthur Irawan (Preston North End), Kim Kurniawan (Persema), Lucky Wahyu (Persebaya), A ndi Vermansyah (Persebaya)

Depan : Fahrizal Dila (Persiraja),
Aris Alfiansyah (Persela), Reza Mustofa (Persema), Harmoko (Metro Malang), Zisva Siswanto Marco (Semen Padang), Alan Arthur Arrongear (Persiwa)

www.vivanews.com

Wah, Bonus Rp500 Juta Untuk Timnas

Sukses lolos ke semifinal Piala AFF 2010, punggawa tim nasional Indonesia mulai kecipratan bonus. Bonus lebih besar menanti jika lolos ke final dan menjadi juara.

Menurut situs PSSI, Tim Merah Putih telah mendapatkan bonus Rp500 juta. Ini bagian dari 'cicilan' bonus Rp 2,5 miliar yang dijanjikan PSSI jika timnas Indonesia sukses lolos ke babak final Piala AFF.

Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid menyebut juga akan menambah bonus Rp 3 miliar jika menjadi juara. Jadi, total bonus yang akan diterima Pasukan Garuda jika menjadi juara AFF untuk kali pertama yakni Rp5,5 miliar.

"Sekarang ini kita baru setengah jalan," kata Nurdin seusai memberikan dukungan kepada timnas di SUGBK Senayan, Jakarta, kemarin, sesuai dilansir situs PSSI.

Timnas Indonesia tampil gemilang pada tiga laga penyisihan Grup A dengan berturut-turut menaklukkan Malaysia 5-1, Laos 6-0, dan terakhir Thailand 2-1, Selasa 7 Desember 2010.

Menurut Nurdin, timnas Indonesia tetap harus mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi babak semifinal nanti. "Kita tak boleh lengah. Para pemain harus fokus menghadapi dua partai penting di babak semifinal itu, tidak usah terlalu larut dalam euforia kemenangan," tegas Nurdin.

Indonesia menjadi satu-satunya tim yang meraih poin sempurna, 9, di antara delapan tim peserta penyisihan Piala AFF 2010. Dari dua laga di Grup B, tak ada tim yang mampu terus meraih kemenangan.

Sebagai juara Grup A, Indonesia akan menghadapi runner up Grup B. Tiga negara: Filipina, Singapura dan Vietnam potensial menjadi calon lawan Indonesia.

Laga terakhir Grup B akan digelar nanti malam di Vietnam. Tuan rumah Vietnam akan melawan Singapura, dan Filipian bersua Myanmar.

www.vivanews.com

Pujian Bachdim Untuk Bepe

Indonesia sukses menggulung Thailand 2-1 di pertandingan terakhir penyisihan Grup A Piala AFF, Selasa 7 Desember 2010. Dua gol Indonesia diborong oleh Bambang Pamungkas dari titik penalti di menit 81 dan 89.

Bepe -sapaannya- turun sebagai cadangan dan baru merumput di menit 59 menggantikan Irfan Haarys Bachdim. Dua gol itu membuat koleksi gol Bepe di timnas bertambah jadi 34. Tak salah jika kemudian, pujian datang dari sesama rekan-rekannya di timnas. Termasuk Irfan Bachdim, pemain muda yang selama ini menggeser posisinya di starting line up tim Merah Putih.

"Hanya ada satu orang, satu pahlawan, satu legenda. Namanya Bambang Pamungkas," kata Bachdim dalam time line Twitternya beberapa jam selepas pertandingan di Stadioan Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Bepe sendiri langsung jadi trending topic, bukan cuma di Indonesia tapi dunia. Selain nama Bepe, nama Arif Suyono turut meledak masuk dalam urutan keenam di trending topic, Selasa malam.

Sayangnya Bepe yang jadi buah bibir malam itu masih saja pelit mengeluarkan pernyataan. Selepas pertandingan, Bepe langsung ngeloyor dari arena Mixed Zone yang memang diperuntukkan untuk sesi wawancara antara pemain dengan juru warta. Dibantu pengawalan rekan-rekannya, striker Persija Jakarta ini meninggalkan para wartawan tanpa sepatah kata pun.

www.vivanews.com

Kasihan, Pelatih Thailand Terancam Dipecat

Kegagalan Thailand lolos ke semifinal Piala AFF 2010 terasa menyakitkan. Pelatih Bryan Robson pun siap bertanggungjawab.

"Sejauh yang saya tahu, saya punya kontrak 18 bulan dengan Federasi (Sepakbola Thailand). Anda bisa tanyakan kepada Federasi. Jika mereka menganggap ini kesalahan pelatih, saya siap terima keputusan apa pun. Yang pasti anak-anak sudah bermain maksimal," kata Robson dalam jumpa pers seusai laga.

Thailand dipastikan gagal lolos setelah dikalahkan Indonesia 1-2 di laga terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Selasa malam 7 Desember 2010. Thailand gagal bersaing dengan Malaysia yang menang Telak 5-1 atas Laos di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.

Ini kegagalan kedua Thailand setelah 2004. Uniknya, saat itu Thailand yang juga juara tiga kali: 1996, 2000 dan 2002, juga disingkirkan Malaysia di fase grup.

Padahal, Thailand sempat meniupkan harapan setelah unggul lebih dahulu di menit 68 lewat gol bek sayap Suree Sukha. Tapi, dua penalti Bambang Pamungkas membuyarkan keunggulan itu. BP mencetak gol lewat titik putih di menit 81 dan 88.

"Secara keseluruhan tim bermain bagus. Tapi setelah mencetak gol, kami justru panik dan tidak tahu harus ke mana melakukan umpan. Itu dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia," lanjut Robson.

Lebih lanjut, Robson mengeluhkan wasit dan ofisial pertandingan. Bukan hanya saat melawan Indonesia, tapi juga melawan Malaysia di laga sebelumnya.

"Sejauh yang saya lihat, ofisial pertandingan tidak terlalu baik kepada kami di turnamen ini. Di babak pertama, kami harusnya mendapat penalti saat Suree Sukha dilanggar. Sama seperti di pertandingan sebelumnya (melawan Malaysia), kami harusnya mendapat dua penalti, tapi wasit tidak melihatnya. Giliran pemain Indonesia mendapat pelanggaran yang sama hari ini, wasit melihatnya," tutup Robson.

www.vivanews.com

Mantap Gan, Dua Penalti Bepe Singkirkan Thailand

Tim nasional Indonesia akhirnya mencatat rekor sempurna di penyisihan Grup A Piala AFF. Di laga pamungkas penyisihan grup, Merah Putih berhasil menaklukkan Thailand dengan skor tipis 2-1.

Dua gol Merah Putih diborong Bambang Pamungkas, yang masuk menggantikan Irfan Bachdim, lewat titik putih penalti di babak kedua. Padahal Indonesia sempat tertinggal 0-1 lewat gol bek sayap Thailand Suree Sukha.

Kemenangan ini membuat Indonesia mencatat poin sempurna 9 dari tiga laga. Tak hanya itu, hasil ini juga membuat musuh Thailand, musuh bebuyutan Indonesia, terlempar dari Piala AFF.

Thailand hanya mampu mengoleksi 2 poin dari 2 imbang dan sekali kekalahan. Thailand berada di posisi tiga di klasemen akhir setelah di pertandingan lainnya Malaysia sukses menaklukkan Laos 5-1 di pertandingan lain. Indonesia dan Malaysia akan menjadi wakil Grup A di babak semifinal.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa 7 Desember 2010, Thailand awalnya mampu tampil dominan sejak babak pertama. Namun hingga turun minum skor kaca mata tak berubah.

Peluang terbaik Thailand di babak pertama tercipta di menit 26 lewat Kirati Keawsombut. Namun tandukan striker Thailand ini masih melebar dari gawang Markus Horison.

Di babak kedua, Thailand sebenarnya juga unggul dalam penguasaan bola. Tim besutan Bryan Robson ini mampu memaksa pasukan Garuda lebih banyak bertahan. Bahkan di menit 68, Thailand berhasil unggul 1-0 lewat gol bek kanannya Suree Sukha.

Berawal dari umpan silang, Kirati Keawsombut berhasil memberikan umpan lewat tandukan yang berhasil diteruskan dengan tendangan kaki kanan Suree Sukha. Bola meluncur ke tiang jauh yang gagal dihentikan Markus Horison.

Namun gol Suree ini justru melecut semangat Merah Putih. Hasilnya, pada menit 81 Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat penalti Bambang Pamungkas.

Penalti diberikan wasit asal Jepang Sato Ryuji setelah Christian Gonzales dijatuhkan bek Thailand Suttinun Phukhom saat akan mengejar bola di kotak penalti. El Loco ditarik ditarik Suttinun saat mencoba mengejar bola hasil olahan Eka Ramdani yang sempat membentur tiang gawang Thailand.

Gol penalti Bepe ini langsung melecut adrenalin Indonesia. Puncaknya, wasit kembali menghadiahkan penalti kepada Indonesia setelah salah satu bek Thailand handsball di kotak terlarang saat coba menghalau tendangan Arif Suyono.

Pada menit 89, Bambang yang kembali menjadi algojo sukses untuk kali kedua memperdayai kiper Thailand Sinthaweechai. Alhasil hingga pertandingan usai, Indonesia tetap mampu menjaga keunggulan 2-1 sekaligus menyingkirkan Thailand.

Susunan Pemain

Indonesia: 1-Markus Horison Maulana (g), 2-Mohammad Nasuha, 16-Muhammad Roby, 3-Zulkifli Syukur, 22-Muhammad Ridwan, 5-Maman Abdurahman (C), 6-Tony Sucipto, 8-Eka Ramdani (Ahmad Bustomi, 83'), 10-Oktovianus Maniani (Arif Suyono, 69'), 17-Irfan Haarys Bachdim (Bambang Pamungkas, 59'), 9-Christian Gonzales

Thailand: 18-Sinthaweechai Hathairattanakool (g), 2-Suree Sukha (Sunchao Nutnum, 76'), 3-Nattahaphong Samana, 5-Suttinun Phukhom, 6-Nataporn Phanrit (C), 7-Datsakorn Thonglao (Therdsak Chaiman, 67') 10-Teerasil Dangda, 11-Rangsan Vivatchaichok, 20-Panupong Wongsa, 25-Kirati Keawsombut (Sarayoot Chaikamdee, 72'), 28-Naruphol Ar-Romsawa

www.vivanews.com
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
free web site traffic and promotion